Menggagas Kuliah Profesi Teknologi Pendidikan

Apabila kita mencermati pemberlakukan kurikulum pendidikan pada tingkat satuan pendidikan tinggi program teknologi pendikan, ada semacam kegagapan profesi pada mahasiswa atau alumninya, ini disebabkan kurangnya pendalaman terhadap aspek profesi kesarjanaan teknologi pendidikan. Gagasan kuliah praktik profesi ini dimaksudkan untuk memberikan jembatan antara dunia akademik perguruan tinggi dengan wawawan profesi yang harus didekati dengan pembelajaran langsung.

Arah pengembangan profesi teknologi pendidikan tentunya telah memiliki gambaran, akan tetapi karena didekati secara akademik murni jadi alumni pasaca pendidikannya masih belum terinternalisasi.

Contoh sederhana untuk mengaktualkan kuliah profesi ini adalah, program/jurusan di perguruan tinggi menjalin kemitraan dengan banyak institusi yang menggeluti dunia teknologi pendidikan semacam, Pusat/Badan Diklat Pemerintah di tingkat kementrian atau non kementerian bahkan juga daerah, Balai pengembangan teknologi pendidikan, badan pengembang teknologi informasi, stasiun-stasiun televisi, dll.

Kuliah profesi ini berbeda dengan Magang atau PPL, Kuliah profesi ini katakanlah memiliki bobot satu sks dan berjalan mengunjungi dan melakukan audiensi dengan lembaga-lembaga tersebut.

Keuntungan ganda yang bias didapat, selain mahasiswa memiliki wawasan keprofesian teknologi pendidikan juga sekaligus ajang untuk memasyarakatkan jurusan teknologi pendidikan.

Siapa mau mencoba?….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: