PENGUMUMAN HASIL SELEKSI PPDB SMA NEGERI 2 KAYUAGUNG

LOGO KITO NIAN

 

Klik pada Link untuk mengunduh PENGUMUMAN PPDB 2016-2017

Klik pada Link untuk membuka Pengumuman Hasil Seleksi PPDB 2016-2017

UU No.20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional

Sistem pendidikan nasional adalah keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. UUSPN dari No. 2 tahun 1989 diganti UU No. 20 tahun 2003, dilakukan dalam rangka memperbarui visi, misi dan strategi pendidikan nasional. Pembaruan sistem pendidikan nasional mencakup penghapusan diskriminasi antara pendidikan formal dan pendidikan non-formal.

Visi pendidikan nasional adalah memberdayakan semua warga negara Indonesia, sehingga dapat berkembang menjadi manusia berkualitas yang mampu bersaing dan sekaligus bersanding dalam menjawab tantangan zaman.

Misi pendidikan nasional adalah:

  • Mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia.
  • Membantu dan memfasilitasi pengembangan potensi anak bangsa secara utuh sejak usia dini sampai akhir hayat dalam rangka mewujudkan masyarakat belajar.
  • Meningkatkan kesiapan masukan dan kualitas proses pendidikan untuk mengoptimalkan pembentukan kepribadian yang bermoral.
  • Meningkatkan keprofesionalan dan akuntabilitas lembaga pendidikan sebagai pusat pembudayaan, ilmu pengetahuan, keterampilan, pengalaman, sikap, dan nilai berdasarkan standar nasional dan global.
  • Memberdayakan peran serta masyarakat dalam menyelenggarakan pendidikan berdasarkan prinsip otonomi dalam konteks NKRI.

Berdasarkan visi dan misi pendidikan nasional tersebut, maka fungsi pendidikan nasional adalah mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi-potensi peserta didik yang menjadi manusia beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.

Strategi pendidikan nasional adalah:

  • Pelaksanaan pendidikan agama serta akhlak mulia.
  • Pengembangan dan pelaksanaan kurkulum berbasis kompetensi.
  • Proses pembelajaran yang mendidik dan dialogis.
  • Evaluasi, akreditasi dan sertifikasi pendidikan yang memberdayakan.
  • Peningkatan keprofesionalan pendidik dan tenaga kependidikan.
  • Penyediaan sarana belajar yang mendidik.
  • Pembiayaan pendidikan yang sesuai dengan prinsip pemerataan dan berkeadilan.
  • Penyelenggaraan pendidikan yang terbuka dan merata.
  • Pelaksanaan wajib belajar.
  • Pelaksanaan otonomi manajemen pendidikan.
  • Pemberdayaan peran masyarakat.
  • Pusat pembudayaan dan pembangunan masyarakat.
  • Pelaksanaan pengawasan dalam sistem pendidikan nasional.

Pendidikan pada hakekatnya adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, ahklak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya masyarakat, bangsa dan negara.

untuk membaca secara lengkap Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, silahkan unduh disini.

Menggagas Kuliah Profesi Teknologi Pendidikan

Apabila kita mencermati pemberlakukan kurikulum pendidikan pada tingkat satuan pendidikan tinggi program teknologi pendikan, ada semacam kegagapan profesi pada mahasiswa atau alumninya, ini disebabkan kurangnya pendalaman terhadap aspek profesi kesarjanaan teknologi pendidikan. Gagasan kuliah praktik profesi ini dimaksudkan untuk memberikan jembatan antara dunia akademik perguruan tinggi dengan wawawan profesi yang harus didekati dengan pembelajaran langsung.

Arah pengembangan profesi teknologi pendidikan tentunya telah memiliki gambaran, akan tetapi karena didekati secara akademik murni jadi alumni pasaca pendidikannya masih belum terinternalisasi.

Contoh sederhana untuk mengaktualkan kuliah profesi ini adalah, program/jurusan di perguruan tinggi menjalin kemitraan dengan banyak institusi yang menggeluti dunia teknologi pendidikan semacam, Pusat/Badan Diklat Pemerintah di tingkat kementrian atau non kementerian bahkan juga daerah, Balai pengembangan teknologi pendidikan, badan pengembang teknologi informasi, stasiun-stasiun televisi, dll.

Kuliah profesi ini berbeda dengan Magang atau PPL, Kuliah profesi ini katakanlah memiliki bobot satu sks dan berjalan mengunjungi dan melakukan audiensi dengan lembaga-lembaga tersebut.

Keuntungan ganda yang bias didapat, selain mahasiswa memiliki wawasan keprofesian teknologi pendidikan juga sekaligus ajang untuk memasyarakatkan jurusan teknologi pendidikan.

Siapa mau mencoba?….

Pemerintah Belanda tawarkan ratusan beasiswa untuk Indonesia

Pemerintah Belanda menawarkan ratusan beasiswa kepada pelajar Indonesia untuk jenjang pendidikan strata satu dan magister melalui berbagai program baik perkuliahan reguler, kursus singkat (short course) maupun pelatihan khusus (tailor-made training).

“Bagi para profesional Indonesia tersedia beasiswa StuNed (Studeren in Nederland) dan beasiswa NFP (Netherlands Fellowship Programme). Kedua beasiswa ini meliputi biaya studi dan biaya hidup selama masa studi di Belanda”, kata Direktur Nuffic Neso Indonesia Mervin Bakker dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Delft, Belanda, Senin 29/10.

StuNed merupakan program beasiswa bilateral pemerintah Indonesia dengan pemerintah Kerajaan Belanda. Sejak diluncurkan pada 2000, StuNed membiayai 200-250 mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di Belanda. Program beasiswa StuNed diberikan untuk jenjang master (S2), kursus singkat (short course) maupun pelatihan khusus (tailor-made training).

Pendaftaran beasiswa StuNed untuk tahun akademik 2013 akan dibuka pada Januari 2013.

Menurut Mervin beasiswa StuNed memang sangat kompetitif karena kualifikasinya yang tinggi, antara lain calon penerima beasiswa harus sedang bekerja dan memiliki pengalaman bekerja sedikitnya dua tahun di instansi terakhir.

“Mereka juga harus memilik kemampuan bahasa Inggris yang baik, dibuktikan dengan nilai IELTS (International English Language Testing System) sedikitnya 6 atau Internet-based TOEFL 80,” jelas Mervin.

Pemerintah Belanda juga memiliki beasiswa yang ditujukan khusus bagi warga negara berkembang di dunia, termasuk Indonesia, yaitu Netherlands Fellowship Programme (NFP).

“Sedikit berbeda dari StuNed, beasiswa NFP mensyaratkan pengalaman bekerja akumulatif minimal tiga tahun, artinya bisa di berbagai instansi berbeda”, kata Mervin.

Selain StuNed dan NFP, Nuffic Neso juga mengelola Orange Tulip Scholarship (OTS) yakni beasiswa dari universitas Belanda bekerja sama dengan organisasi atau korporasi yang ditujukan bagi mahasiswa internasional, baik dalam bentuk beasiswa penuh (full tuition fee) maupun sebagian (partial tuition fee).

Beasiswa OTS meliputi berbagai program studi untuk jenjang studi strata satu dan magister di beberapa universitas di Belanda yang berpartisipasi. Sebelum 1 Mei 2013, para pendaftar harus sudah memiliki surat penerimaan (Letter of Acceptance) untuk program studi dari universitas yang berpartisipasi.

Sementara itu Konselor Siswa di pusat informasi pendidikan tinggi Belanda, Nuffic Neso Indonesia Inty Dienasari mengatakan langkah pertama untuk studi di Belanda adalah mendapatkan informasi mengenai program yang ditawarkan oleh universitas di Belanda.

“Saat ini ada lebih dari 1500 program studi international yang ditawarkan. Dengan mengikuti program studi international calon mahasiswa tidak perlu menguasai bahasa Belanda terlebih dahulu untuk sekolah di Belanda”, jelas Inty.

Untuk mengenalkan pendidikan tinggi di Belanda dan program studi yang ditawarkan, Nuffic Neso Indonesia bersama 18 universitas Belanda menggelar pameran pendidikan Belanda di Yogyakarta (29 Oktober), Semarang (31 Oktober) dan Jakarta (1 November).

Nuffic Neso Indonesia adalah organisasi non-profit resmi dan didanai pemerintah Belanda untuk menangani berbagai hal yang berkaitan dengan pendidikan tinggi. Neso Indonesia menyediakan informasi serta memberikan konsultasi secara cuma-cuma mengenai lebih dari 1.500 program studi yang diberikan dalam bahasa Inggris.

Neso Indonesia juga memprakarsai dan memfasilitasi kerja sama di bidang pendidikan tinggi antara institusi di Indonesia dan Belanda. Bersama dengan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia, setiap tahun Neso Indonesia menawarkan program beasiswa bagi sekitar 300 warga negara Indonesia dalam bentuk program master dan pelatihan.